HOLIFACT

Tips Membuat Lagu Rap Yang ‘Sangar’ Agar Lagu Rap Itu Tidak Membosankan!


  October 19, 2018

“Sebetulnya apa sih yang membuat lagu rap ini disukai oleh kalangannya?”

“lagu pun ya kaya gitu-gitu aja kok hampir sama semua” 

Ya betul, beberapa orang mempunyai pendapat yang sama dari argumen di atas, musik rap itu pasti membosankan jika kita dengar dari ‘segi nada’ saja dan musiknya yang hampir selalu sama.

Sebenarnya, yang sangat menarik dari musik rap bukanlah musiknya, melainkan seberapa ‘nendang’ lirik lagu rap tersebut, seberapa hebat raper menulis lirik hingga klimaks lagu tersebut tersampaikan kepada pendengar, seberapa hebat raper melakukanroasting,disstrack,freestyle (menyanyi rap tanpa penulisan dan secara spontan), seberapa tegas dan cepat saat pengucapan liriknya.

Lalu bagaimana cara penulisan musik rap yang baik, sehingga banyak disukai oleh kalangannya? Berikut tips membuat musik rap, mari kita simak!

1. Wordplay

Ya, Wordplay atau permainan kata. Kita bisa membuat lirik lagu rap secara mentah dan bermakna ganda, lalu buatlah kata-kata yang kalian tulis menjadi kata yang cukup masif dan kreatif.

Seperti contoh pada potongan lirik lagu Ericko Lim “No Smile Zone M.RO” seperti berikut.

“sekarang bro, viewers youtube lo turun..yang dulu lebat macam hutan sekarang gurun”

Potongan lirik lagu tersebut ‘’Yang dulu lebat macam hutan sekarang gurun’’ merupakan slang dari ‘yang dulu itu rame, sekarang sepi’. Beda kan, Holiers? jelas terlihat lebih sangar dan nendang!

2. Teknik Rima

Ya, teknik Rima biasanya terpapar dalam sebuah puisi. Rima sendiri merupakan bentuk perulangan bunyi pada suatu rangkaian puisi.

Teknik ini biasa diaplikasikan di beberapa lagu rap yang berupa irama a-a, i-i, u-u, e-e dan o-o. Seperti, Metal-gatal, debat-hebat, marah-ramah dan sebagainya.

Tetapi, teknik ini tidak diwajibkan tertulis pada lirik yang kalian buat.Eminem tidak selalu memakai teknik Rima pada lagu-lagunya, yang secara signifkan berbeda bahasa dan pengucapan yang sangat-sangat cepat, sehingga tetap terdengar ‘pas’.

Namun, rata-rata raper Indonesia menggunakan teknik ini agar terlihat lebih kreatif dalam penulisan lirik dan seberapa unik lirik kalian. So, kita sarankan pakai teknik ini agar lirik kalian lebih berwarna!

3. Punchline atau patahan

Istilah Punchline biasa kita dengar pada sebuah penampilan stand up comedy, yang merupakan patahan atau titik kelucuan dari sebuah set up.

Dalam musik rap, Punchline sangat diperlukan karena berupa sebuah pesan kepada pendengar atau seseorang (jika lagu rap ini berupa disstrack). Jika punchline-punchline lirik lagu kalian ‘sangar’ tentu pendengar pun semakin tergugah dengan lirik lagu yang kalian buat.

4. Beat musik

Walau pun beat hanya pengiring lirik lagu kalian, jangan sampai kalian salah untuk menentukan beat musik yang kalian buat. Terkadang, beberapa musik rap yang buruk karena pemilihan beat yang tidak cocok dengan lirik yang kalian tulis.

Cobalah membuat musik tersebut upbeat, jika lirik lagu kalian memang ‘nendang’. Jangan sampai beat anda mellow, karena membuat penurunan kualitas lirik. Begitu pun sebaliknya, jangan terlalu dibuat upbeat, jika lirik lagu anda merupakan lirik yang tidak ‘sangar’. Apa jadinya jika lagu disstrack diberi beat yang mellow? Tentu tidak cocok kan, Holiers?

Sekian tips dari kita, semoga tips ini membantu dari kebuntuan Holiers untuk menjadi raper yang berkualitas tentunya!

Penulis Editor : Koco

Berita Satu Plaza, Floors.10, Jl. Gatot Subroto 35-36, Jakarta Selatan 12250

CONTACTUS@HOLIDAYONAIR.COM

+6281 212 332 141